Rabu, 07 Oktober 2009

Printer Canon IP1880 Tidak Bisa Menarik Kertas

Dikutip dari sakuraaba.wordpress.com

Pada Printer Canon sering kita jumpai masalah tidak bisa menarik kertas atau kertas yang ditarik miring atau tidak pas waktu di print. Ini sering terjadi pada Printer Canon series IP-1200 s/d IP-1880 dan Series MP-150 s/d MP-228. Ini terjadi karena As ( karet penarik kertas ) patah / putus, As tersebut terbuat dari plastik. Untuk mengatasinya bongkar Printer tersebut, lepaskan casing / body plastic. Perhatikan baut/skrup yang mengunci casing, kemungkinan ada yang tetutup body lain (tersembunyi) terutama yg berseri MP. Perhatikan juga klemnya yang tebuat dari plastic, jika ada congkel perlahan-lahan dengan Obeng. Hati-hati jangan sampai patah. Sesudah casing/body plastic dilepas akan terlihat karet penarik kertas beserta plastiknya, lalu buka skrup sensor kertas.Jangan lupa melapaskan Per penekan kertas Lihat Gambar Dibawa Ini :





















Lalu buka skrup pengunci karet penarik kertas. Lepaskan penarik kertas beserta karetnya dari printer dengan cara mencongkel klem plastic yang menempel pada gear besar yang terlihat dari atas lalu tarik kearah samping agar terlepas dari printer.

































Sesudah terlepas dari Printer perhatikan daerah penarik kertas yang patah. Daerah Plastik yang patah kemudian dilubangi dengan bor sebesar 3 mm. Lalu diberi skrup 3 mm. Kemudian skrup yang sudah terpasang dipotong ujungnya dengan tang pemotong lebihkan skrup yang dipotong sepanjang 8 mm sebagai pengganti AS yang patah tadi. Perhatikan saat mengebor usahakan lubang pas di tengah lingkaran.



































Setelah Selesai, Pasang kembali Karet Penarik kertas ke printer dan tutup kembali casing/ body printer seperti semula.

Selesai deehhh……Selamat Mencoba……Semoga bermanfaat….




Sholat Dhuha

Shalat Sunnah Dhuha

Dikutip dari blog tetangga

Shalat Dhuha adalah shalat sunah yang dilakukan setelah terbit matahari sampai menjelang masuk waktu zhuhur. Afdhalnya dilakukan pada pagi hari disaat matahari sedang naik ( kira-kira jam 9.00 ). Shalat Dhuha lebih dikenal dengan shalat sunah untuk memohon rizki dari Allah, berdasarkan hadits Nabi : " Allah berfirman : Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat pada waktu permulaan siang ( Shalat Dhuha ) niscaya pasti akan Aku cukupkan kebutuhanmu pada akhir harinya " ( HR.Hakim dan Thabrani ).

Cara Melaksakan Shalat Dhuha :

Shalat Dhuha minimal dua rakaat dan maksimal duabelas rakaat, dilakukan secara Munfarid ( tidak berjamaah ), caranya sebagai berikut:

  • Niat didalam hati berbarengan dengan Takbiratul Ihram
  • "Aku niat shalat sunah Dhuha karena Allah"
  • Membaca doa Iftitah
  • Membaca surat al Fatihah
  • Membaca satu surat didalam Alquran.Afdholnya rakaat pertama surat Asysyams dan rakaat kedua surat Allail
  • Ruku' dan membaca tasbih tiga kali
  • I'tidal dan membaca bacaanya
  • Sujud pertama dan membaca tasbih tiga kali
  • Duduk diantara dua sujud dan membaca bacaannya
  • Sujud kedua dan membaca tasbih tiga kali
  • Setelah rakaat pertama selesai, lakukan rakaat kedua sebagaimana cara diatas, kemudian Tasyahhud akhir setelah selesai maka membaca salam dua kali. Rakaat-rakaat selanjutnya dilakukan sama seperti contoh diatas.


Doa sesudah sholat dhuha

ALLAHUMMA INNADH DHUHA-A DHUHA-UKA, WAL BAHAA-A BAHAA-UKA, WAL JAMAALA JAMAALUKA, WAL QUWWATA QUWWATUKA, WAL QUDRATA QUDRATUKA, WAL ISHMATA ISHMATUKA. ALLAHUMA INKAANA RIZQI FIS SAMMA-I FA ANZILHU, WA INKAANA FIL ARDHI FA-AKHRIJHU, WA INKAANA MU’ASARAN FAYASSIRHU, WAINKAANA HARAAMAN FATHAHHIRHU, WA INKAANA BA’IDAN FA QARIBHU, BIHAQQIDUHAA-IKA WA BAHAAIKA, WA JAMAALIKA WA QUWWATIKA WA QUDRATIKA, AATINI MAA ATAITA ‘IBADAKASH SHALIHIN.

Artinya:

“Wahai Tuhanku, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagunan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, Wahai Tuhanku, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah.

Dengan kebenaran dhuha-Mu, keagunganMu, keindahanMu, kekuatanMu, datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hambaMu yang soleh”.